KISAH SUKSES GURU SANG PETANI


KM Krens Lotim. Pagi, sore tanpa henti, tak mengenal lelah. Setiap hari diisi dengan kerja dan kerja.
Muhammad Hilmi, SE seorang guru yang disiplinnya tinggi. Setelah lulus S1 di Jurusan Ekonomi UNRAM, dia mencoba mengamalkan ilmu yang ia miliki dengan mengajar di Madrasah Aliyah Birrul Walidain NW Rensing sejak 2007 lalu.
Disamping sebagai guru, Pak Hilmi mempunyai kemampuan dalam bidang pertanian. Dari menanam cabe, tomat, kembang kol, brokoli dan banyak lagi tanaman khusus yang ditanamnya. Tahun ini misalny dia berhasil menanam kembang kol dengan nilai petik sekitar 4,5 kwintal. Keuntungan selalu memihak pada dirinya karena dia sangat mengenal pasaran tiap waktunya. Dimana hasil pertanian yang dipanen akan dijual dan kemudian dikonsumsi oleh setiap pembeli.
Supriadi Hasbi, SE. yang juga teman seangkatan di UNRAM mengatakan kalau mau belajar pertanian belajarlah di Pak Emy ( panggilang akrab pak Hilmi ). Dia jurusan ekonomi pembangunan, tapi ahlinya di pertanian karena belajar dari pengalaman.
Kesuksesan ini perlu di tiru oleh semua orang, jangan hanya mengharap jadi pegawai negeri, perlu kita punya skill dalam segala hal sehingga kita tidak selalu bergantung pada orang lain, tambah pak Adi.

INGIN BERPRESTASI LEWAT OLAH RAGA

Mustakim Ruslin

KM.Krens.Lotim (13/3/2011) Semangat kuat untuk belajar tidak membuatnya putus asa dan berhenti sampai dikampung halaman saja, Sejak bulan Juni 2010 yang lalu ia hijrah dari kampungnya menuju Lombok , kini ia sedang menuntut ilmu di MTs Birrul Walidain NW Rensing Kec. Sakra Barat, siswa yang bernama lengkap Mustaqim Ruslin ini bertekad ingin mempelajari ilmu agama tetap di madrasah. ia datang ke Lombok  meninggalkan kampungnya Reo

Baca lebih lanjut

INGIN MENJADI AHLI IT

Samiatul Itfi

KM. Krens.Lotim–Komputer saat sekarang ini bukanlah menjadi sebuah barang mewah dan sulit dipelajari, ia mulai merambah ke semua aspek kehidupan masyarakat, sehingga tidak menutup kemungkinan akan menjadi sebuah kebutuhan. Bagi para orang tua di perkotaan berlomba-lomba mengkursuskan anak-anaknya untuk belajar komputer, namun berbeda dengan anak-anak di pedesaan, belajar ilmu komputer merupakan sesuatu yang masih baru, terutama dikalangan siswa-siswi Sekolah Dasar, karena tidak semua Sekolah Dasar memiliki fasilitas komputer untuk pembelajaran siswanya.

Baca lebih lanjut

PEMIMPIN HARUS BERTANGGUNG JAWAB

Menjadi Seorang pemimpin di sebuah  organisasi kesiswaan semisal

RIFKI RIPALDI

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tidaklah semudah membalik telapak tangan, semangat dan keinginan untuk memajukan organisasi telah tertanam ketika ia dipercaya menjadi ketua OSIS MTs Birrul Walidain NW Rensing periode 2010/2011 pada pemilihan umum secara langsung 26 januari 2011 yang lalu. Siswa bernama lengkap RIFKI RIPALDI ini kesehariannya rendah hati dan murah senyum ia mudah bergaul dan fleksibel. Aldi sapaan akrabnya sejak menjadi Ketua OSIS senantiasa datang lebih awal meski rumahnya berjarak 3 kilometer dari sekolahnya namun karena tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin untuk mengontrol temen-temennya yang mendapatkan jadwal berdo’a dan khitobah  atau pidato mengharuskan ia berangkat pagi-pagi ke sekolah.

Baca lebih lanjut