527 MADRASAH DI LOMBOK TIMUR TERIMA DANA HIBAH


KM Krens Lotim

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr.TGH.M. Zainul Majdi, MA terus menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan guna menyediakan pendidikan murah, bermutu dan terjangkau, melalui Dana Hibah  Sharing Pendidikan tak tanggung-tanggung ratusan milyar rupiah dikucurkan dari dana APBD I tahun anggaran 2011. Pemberian  Dana Hibah Pendidikan ini juga  untuk melaksanakan Program Penuntasan Pendidikan Dasar Sembilan tahun yang bermutu dan Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun. Pada  tahun 2011 ini Pemerintah Provinsi NTB dibawah kendali BARU (Bajang Badrul) kembali mengalokasikan dana hibah sharing pendidikan bagi  siswa kuurang mampu jenjang Pendidikan dasar dan menengah SD/MI, SMP/MTs, MA/SMA/SMK Negeri maupun Swasta Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat.

Di Kabupaten Lombok Timur khususnya Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama jumlah siswa  penerima Dana Hibah Pendidikan bagi siswa kurang mampu pada tahun 2011 ini sebanyak 28. 283 orang siswa yang tersebar pada 527 Madrasah jenjang MI,MTs dan MA Negeri maupun swasta dengan total keseluruhan dana hibah sesuai Keputusan Gubernur NTB nomor 56 tahun 2011 adalah sebesar Rp. 9. 174.240.000,- dengan rincian untuk jenjang MI jumlah siswa  penerima dana hibah siswa kurang mampu sebanyak 10.962 orang , 206  Madrasah Ibtidaiyah dan total dananya sebesar 1. 973.160.000,-. Jenjang MTs jumlah siswa penerima sebanyak 13. 298 orang, 209 Madrasah Tsanawiyah dengan total dana hibahnya sebesar Rp. 4. 787.280.000,- sedangkan untuk jenjang MA jumlah siswa penerima sebanyak 4.023 orang, 112 Madrasah Aliyah dan total dana hibahnya sebesar Rp. 2. 413. 800.000,-

Kasi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur  Drs. Saipun Nasri yang di hubungi dikantornya mengatakan bahwa madrasah penerima dana hibah pendidikan siswa kurang mampu ini sebagian besar madrasah swasta karena kebetulan jumlah madrasah swasta mendominasi di Lombok Timur itu artinya bahwa pemerintah dalam hal ini Gubernur NTB  sangat peduli dan memperhatikan pendidikan anak-anak di daerah ini agar program  ADONO (angka drop out nol) bisa ditekan dengan demikian siswa-siswi yang kurang mampu dapat mengenyam pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “ kami berharap kepada kepala madrasah apabila dana hibah ini telah diterima agar segera direalisasikan kepada yang berhak menerima agar dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan siswa tersebut” ungkapnya. (nr_dien)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s