HUJAN, NONTON PENTAS SENI TRADISIONAL TETAP ASYIK


Krens. Lotim. Sore hari 25 Desember 2010, suasana sangat cerah di Kecamatan Sakra Barat tempat diadakannya Pentas Seni Tradisinal yang diprakarsai oleh Dishubkominfo Prov. NTB bersama Kampung Media.


Abu Macel, Camat Sakra Barat dan 2 orang personil Krens Lotim sebelum acara dimulai

Mendung agak enggan menaungi bumi meskipun ada sedikit-sedikit yang datang menyenggol. Ramah dan tegur sapa begitu akrab dari panitia dan sebagian anggota masyarakat karena sedikitpun rintik hujan tiada mengganggu. Ditengah obrolan sambil panitia melengkapi segala peralatan, tiba-tiba Abu Macel nyeletuk sambil menunjuk ke atas langit, “ la lihat Pak Ustazt…dateng uah ruen okep tie” Kata Abu Macel menyapa salah seorang personil Krens Lotim. “ Ah….endek kembe-kembe, insya Allah endekne ujan ruen lamun agak anginan jak “ Jawab Pak Epol.

Senja sudah mulai beranjak turun. Malam segera datang menjemput. Di kejauhan azan magrib berkumandang, para personil Krens mengajak panitia untuk segera menjalankan shalat magrib. Ternyata apa yang diperkirakan sebelumnya meleset, rintik-rintik hujan mulai turun, rasa cemas danwas-was mulai mengganggu. Bagaimana tidak jika hujan terus mengguyur semalaman maka acara yang cukup bergengsi ini tidak akan bisa terlaksana dengan


Penonton memadati lokasi acara

baik.Tetapi ternyata akhirnya apa yang ditakutkan terjadi, hujan deraspun turun.

Waktu shalat magrib dan hujan beriringan, para penonton masih mendekam di rumah masing-masing. Dalam hati mereka banyak yang berdo’a dan berharap agar hujan segera reda. Sia-sia tidak dapat menonton acara hiburan gratis. Apalagi malamnya akan disuguhkan dengan ciloqak dangdut, pagelaran wayang, pemutaran film Sape Ampenan Satu Cinta yang dihadiri langsung oleh para pemainnya.

Hujan akhirnya berlalu, perasaan mulai lega. Acara pagelaran seni tradisional akhirnya bisa berlangsung. Satu persatu para penonton keluar dari persembunyiannya. Instrumen musik mulai ditabuh membuat suasana semakin semarak, para tamu undangan tampak sudah banyak yang hadir.

Sutradara dan Pemain Film Sape Ampenan Satu Cinta

Moment yang dianggap juga sebagai acara perpisahan Camat Sakra Barat ini akhirnya benar-benar sangat menghibur meskipun ditengah acara berlangsung hujan pun kembali turun, namun sedikitpun tidak membuat para penonton surut, mereka bahkan rela menanti sampai hujan benar-benar reda. ( SaifZuhri )

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s