NASIB PETANI SEPERTI JATUH TERTIMPA TANGGA


KM. Krens Lotim. Nasib petani di wilayah Kecamatan Sakra Barat, Keruak, Jerowaru dan sekitarnya mempunyai nasib seperti jatuh tertimpa tangga. Bagaimana tidak, ketika beberapa bulan yang lalu sejak penanaman tembakau, mengalami kerugian yang sangat membuat para petani di wilayah ini tidak bisa berbuat apa – apa,  dan pada musim tanam padi tahun inipun mengalami kerugian yang semakin tidak bisa konpromi. Tanaman padi diserang penyakit aneh dengan pertumbuhan setengah hati yaitu, padi hanya tumbuh tetapi tidak bisa berkembang.

Amak Kowi,  yang ditemui tim KMD di Beloam Desa Sepit Kec. Keruak  menceritakan dirinya yang hanya bisa pasrah ketika melihat padinya hampir rata tidak bisa berkembang ( pare ape jage ndek inik taek, anuk dendek doang / Bhs. Sasak = padi apa mungkin ini, yang tidak bisa tumbuh sempurna ).

Kekecewaan juga disampaikan para petani diwilayah desa Sukarara Kecamatan Sakra Barat. Amak ihan (15/12) juga mengatakan  “ mule ie nasib ite jak, ndekte inik arak reseki lek pare ne “ (bhs. Sasak) = memang sudah nasib saya tidak punya rizki lewat padi.

Akankah nasib para petani selalu seperti ini, sementara tuntutan kehidupan semakin memberatkan. Siapakah yang peduli terhadap nasib kaum yang lemah seperti ini.

Semoga harapan itu bisa dilirik oleh oleh para pejabat yang bertugas dibidang itu.

(MA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s