ONGKOS NAIK HAJI TURUN LAGI


KM. Krens.Lotim. Kabar gembira bagi jemaah calon haji yang akan berangkat ke tanah suci tahun depan. Ongkos naik haji diperkirakan akan turun lagi secara signifikan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Chairunnisa mengatakan, penurunan ongkos naik haji itu sangat memungkinkan. Pasalnya, banyak item anggaraan yang masih bisa ditekan, tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

“Tahun ini buktinya biaya haji bisa diturunkan dan pelayanan juga lebih bagus dibanding tahun lalu, meski ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki. Kami yakin biaya bisa diturunkan,” ujar Chairunnisa di Palangkaraya, Selasa(23/11/2010).

Koordinator Tim Pengawas Haji yang merupakan anggota DPR RI asal Kalteng itu menyebutkan, tahun ini pihaknya berhasil memerjuangkan penurunan biaya haji sekitar 80 dolar Amerika Serikat. Tahun depan, dia bahkan yakin biaya haji bisa diturunkan sekitar Rp 3 juta.

Catatan BPost, tahun ini biaya haji melalui Embarkasi Syamsudin Noor ditetapkan sebesar 3.440 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 32 juta.

Sedangkan biaya haji melalui Embarkasi Solo besar 3.420 dolar Amerika Serikat. Seperti diketahui, jemaah calon haji asal Kalteng sebagian besar diberangkatkan melalui Embarkasi Syamsudin Noor, namun sebagian melalui Embarkasi Solo.

Chairunnisa juga mengkritisi beberapa hal yang menurutnya harus dibenahi dan tidak boleh terulang lagi tahun depan. Di antaranya suguhan nasi basi yang dialami jemaah haji asal Solo oleh katering Al Katani saat di Madinah.

Selain itu, ada jemaah haji yang disuruh keluar hotel di Madinah karena hotel tersebut akan dipakai oleh jemaah haji asal Iran, padahal mereka belum menyelesaikan salat Arbain.

Pemerintah juga diminta menegur maskapai Saudi Air karena terlambat sekitar 12 jam memberangkatkan jamaah calon haji dari Batam, Medan dan Surabaya. Begitu juga soal keterlambatan kedatangan di tanah air oleh Garuda Indonesia, dia menyarankan agar diantisipasi dengan menyiapkan konsumsi dan tempat agar jamaah tidak sampai kesusahan.

“Kalau untuk katering dan akomodasi yang bermasalah, kami meminta pemerintah mem-black list perusahaan itu. Sedangkan untuk Saudi Air, pemerintah harus menegur secara keras agar tidak terulang lagi. Kalau mereka tidak mampu, kita bisa menggunakan maskapai nasional karena Saudi Air itu melayani sekitar 30 persen,” kata Chairunnisa.

Sumber  Kantor Kemenag RI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s