AKHIRNYA RENSING PECAH JUGA


Krens-Lotim. Rensing terkenal dengan tempatnya orang-orang pintar, kata sebagian orang. Akan tetapi untuk memajukan desa saja sangat sulit. Terbukti sejak 5 orang kepemimpinan kepala desa, desa Rensing belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Tahun ini, Bupati Lombok Timur mencanangkan adanya pemekaran desa dan dusun akan tetapi masyarakat Rensing baru melek setelah adanya pihak yang kalah tatkala pemilihan kepala desa Rensing periode 2010-2016. Meskipun kekalahan bukan merupakan sebuah alasan untuk memekarkan desa, akan tetapi moment itulah yang digunakan oleh beberapa inisiator untuk mendulang dukungan untuk pemekaran desa Rensing. Berkali-kali rapat diadakan di rumah-rumah penduduk, hingga terlahirlah keputusan Rensing harus mekar.

Debat terbuka terjadi pada tanggal 5 Nopember di Aula Kantor Desa Rensing antara pihak yang setuju pemekaran dan yang setuju. Serbuan interupsi dari masyarakat yang ditanggapi para narasumber dan audien mewarnai rapat tersebut. Ketua BPD Desa Rensing, Ahmad Furqon Buchara, S.E.,M.Ap. dihujani berbagai pertanyaan oleh peserta yang hadir. Ia dianggap memperlamban jalannya pemekaran dan diindikasikan terlalu mengikuti kemauan pribadi sang Kepala Desa Rensing, H. Maskum Zainul Hadi. Namun tidak terlalu lama, dalam kesempatan itu pimpinan Rapat yaitu Bapak Camat Sakra Barat, H. Musannip, S.Ag. akhirnya mampu mendinginkan suasana dengan segera mengetok palu untuk memutuskan suara terbanyak yang menghendaki adanya pemekaran desa. Pada saat itu diputuskan Rensing yang terdiri dari 6 kekadusan akhirnya pecah masuk ke daerah pemekaran. Diputuskan bahwa ada 3 pemekaran desa Rensing, yaitu Desa Persiapan Rensing Timur, Desa Persiapan Pematung dan Desa Rensing Induk. Namun yang menjadi gejolak saat ini adalah diserbunya plt. Kepala desa Rensing, Ir.H. Ahmad Rifa’I yang mengisi kelowongan dengan majunya kembali H. Zainul Hadi menjadi calon Kepala Desa Rensing periode 2010-2016. Masyarakat berharap  dusun-dusun yang lain dapat juga dimekarkan. Hal inilah yang membuat suasana agak gaduh di masyarakat. Ternyata Rensing baru melek.

Berbagai tumpukan proposal pemekaran menumpuk di Kantor BPMPD Kabupaten Lombok Timur, namun yang terjawab masih sebagian. Kita berharap disahkannya Desa Persiapan Rensing Timur dan Desa Persiapan Pematung membuka cakrawala berpikir kita bahwa kita harus mekar agar baunya dicium orang lain. Saifzuhri.

2 thoughts on “AKHIRNYA RENSING PECAH JUGA

  1. pemekaran desa di kecamatan Sakra Barat berpotensi menimbulkan komflik, hal ini dapat dilihat pemahaman masyarakat desa rensing itu masih sempit dan selalu dikait dengan organisasi, sehingga masalah pemekaran desa menjadi amburadul atau terkesan ore kade, bila dilihat lebih dalam pemekaran ini tidak betul – betul dari kebetuhan masyrakat, seanadainya ini adalah kebuthan dan keinginan semua tokoh dan masyrakat pemekaran di desa rensing tidak akan berujung kontra bahkan sampai terjadi pengancaman nyawa atau darah. fenomena inilah yang kemudian tkoh tokoh di desa rensing menjadi campah (ngkah ne telilak) baik dari tokoh pemrintahan, agama, masyarakat, pmuda atau yang lain sekarang menjadi ejekan – ejekan.

  2. itu harus..orang yang menghambat pecahnya rensing adalah orang-orang yang tidak punya pemikiran sempit,,tak punya visi ke depan,,pecah adalah harga mati…go………go………..go

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s