UNTUNG DIHARAP, PETAKA DIDEKAP


Lombok Timur- Tembakau adalah salah satu andalan pada bidang pertanian di Lombok              Timur. Tidak pelak sebagian besar masyarakat Lotim mengisi perjuangan hidupnya dengan bertani tembakau. Meski dengan ilmu yang diperoleh dengan instant bermula dari cara coba-coba, namun ternyata beberapa tahun terakhir ini tembakau menjadi asset utama Namun apa yang terjadi di daerah Muntut Sakra Barat merupakan sebuah kejadian yang sangat mengejutkan, sepasang suami istri bercerai disebabkan karena gagal mendapatkan hasil yang memuaskan pada openan tembakau. Amak Sal, sebut saja namanya begitu, suatu pagi di suruh untuk mencari bibit tembakau oleh istrinya, untuk mengisi lahan-lahan yang pertumbuhan tembakaunya kurang bagus. Dari pagi sampai sore Amak Sal keliling untuk mendapatkan bibit tembakau yang bagus namun tidak didapatkan apa yang diinginkan. Akhirnya ia pun pulang dengan tanpa hasil. Melihat suaminya tidak membawa bibit tembakau, serta merta Inak Sal mengomel tidak karuan ujung pangkalnya. Ia marah dan sangat sinis kepada suaminya. Amak Sal kadang bisa diam dan sesekali menimpali ” tedok dendek loek lalok ongkat aneh, lelah ke ne “. Percuma kita berjuang kalau caranya lembek seperti ini, kapan kita bisa untung, kata Inak Sal. ” saya sudah berusaha, tapi belum ada hasil, sabar saja dulu, kata Amak Sal.

Memang percekcokan mereka sering terjadi, terkadang dengan hal – hal yang sangat sepele, maklum Amak Sal juga tidak begitu jelas pendengaran dan pengelihatannya. Namun begitu ia tetap bersemangat untuk bekerja setiap hari. Akan tetapi Inak Sal disebabkan karena semangat untuk meraup keuntungan besar tahun ini, tidak pernah berpikir kalau cara yang ia lakukan tidak begitu disenangi oleh suaminya. Ia seringkali berkata keras kepada suaminya Hingga pada suatu hari percekcokan pun kembali terjadi. Hujan turun menggenangi tembakau milik para petani, tidak ketinggalan juga sawah milik Inak Sal. Tiba-tiba Inak Sal nyeletuk pada suaminya ‘Aneh Amak Sal dendek tedem doing, lampak to begawean, mene entan te susah ne. tembakau sede, ndarak bae orotanme jari semame“. Mendengar itu Amak Sal langsung menjawab ” Lamun loek lalok raosme jak, te beseang uah, olek uah to “. Inak Sal terkejut, ia tidak menyangka untung diharap petaka didekap. Wallohu A’lam.( Saif Zuhri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s