KEKUATAN DALAM DIRI MANUSIA


Perkembangan zaman sebagai wujud perkembangan teknologi informasi telah merubah dunia menjadi sebuah mimpi yang harus dipaksakan untuk diraih oleh sekelompok orang yang tidak mengerti. Banyak orang mengatakan telah mengenal dirinya, banyak pula orang yang merasa telah sadar, banyak orang menganggap diri sabar dan banyak pula orang yang menganggap dirinya telah berbuat baik kepada orang lain, namun semua itu adalah bayang-bayang dari orang yang pada hakikatnya tidak tahu apa yang ada dalam dirinya.

Jika dalam setiap orang menyadari bahwa apa yang ada dalam dirinya, maka semua orang di muka bumi ini akan merasa terpanggil untuk melakukan perbuatan sesuai dengan ajaran agama (Al-Qur’an, As-Sunnah), sehingga dalam suatu bangsa dan negara akan tercipta kedamaian, keamanan dan pastinya Rahmatan lil alamin akan tercurah sebagai bukti kasih sayang Allah SWT kepada hambanya,,,Amin.

Seorang ilmuan Albert Einstein, yang karyanya telah diakui dunia sebagai penemuan brilian, telah membuktikan bahwa dia mampu menemukan kekuatan alam, dan dikenal sebagai quanta. Dalam penelitiannya dia mampu memecah partikel atom menjadi lebih kecil.

Pandangan Ilmuan tentang keberadaan alam tadi, ternyata telah digambarkan dalam diri manusia. Quanta yang ada dalam diri manusia merupakan anugerah dari Allah SWT berupa kekuatan “perasaan, pikiran dan perbuatan”.

Adanya proses tersebut (hati, pikiran dan perbuatan) merupakan pembentuk pribadi setiap manusia. Ketika hati seseorang bagus dibarengi dengan pikiran positif, maka pribadi manusia akan tampak dalam sebuah tindakan. Tindakan adalah proses ahir setelah perasaan dan pikiran. Baik dan buruknya tindakan seseorang tergantung dari hati dan pikiran. Anda jangan heran di masa sekarang ini, banyak orang telah berbuat yang tidak masuk akal seperti pembunuhan, pemerkosaan, perampokan dll. Semua itu disebabkan oleh perubahan dunia yang tidak mampu di jaga, sebagai akibat kurangnya pemahaman agama dan tentunya di didasari oleh pikiran yang tidak bisa di kontrol (stres).

Peristiwa seperti itu, pada dasarnya adalah sebuah ujian yang diberikan Allah SWT kepada hamba di seluruh muka bumi. Ujian tersebut bukan karena Allah SWT tidak sayang kepada hambanya, namun karena kasih sayang_Nya, hamba-hamba_Nya di uji agar mereka berpikir dan belajar akan pentingnya kesabaran (tawakkal) untuk kembali kepada_Nya.

(yunk)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s